Haloo..
Selamat datang di
blogg saya, kali ini saya akan membagikan sedikit informasi tentang sejarang
perkembangan media. Oke, langsung saja ini dia sejarahnya..
Pada zaman Romawi
kuno sekitar 60 SM muncul media untuk pernyataan umum yang dikenal dengan nama Acta Senatus atauActa Diurna Populi Romawi. Acta Diurna ini terbit setiap hari yang isinya
memuat pengumuman dari Kaisar Roma dan berita – berita kegiatan kekaisaran
lainya yang ditempel atau di pasang di pusat kota yang disebut Forum Romanum. Dikenal juga
orang yang menjual jasa untuk mencatat isi beritanya disebut dengan Actuari. Semakin lama
jumlah Actuari semakin banyak sehingga berita
dibacakan setiap pagi selama dua jam oleh pegawai istana. Perkembangan
selanjutnya ditulis dan ditempel di Forum
Romanum. Acta Diurna diterbitkan
oleh Julius Caesar pada tahun 59 SM dan bertahan 4 abad sampai runtuhnya
kekaisaran Roma pada tahun 476 M. Dizaman kekaisaran Augustus cara penyampaian
berita banyak diperbaiki, yaitu dengan cara beranting. Para pakar menyebut masa
sebelum Acta Diurna sebagai Masa Prajunalis dan masa setelahActa
Diurna sebagai Masa Jurnalis.
SURAT KABAR TERCETAK PERTAMA
Ts’ai Lun pegawai istana Kaisar Ho Ti membuat kertas pertama
dari kulit murbei, sebelum itu orang menulis diatas papyrus dan kulit kambing
atau lembu. Teknik pembuatan kertas baru dikenal orang Eropa sekitar abad ke-12
dan sejak itu kertas mulai digunakan secara luas.
Surat kabar tertulis pertama di Venesia dan Roma sekitar abad
pertengahan yang mereka sebut dengan Gazetta yang berisi seputar pengumuman
pemerintah Venesia dan berita – berita lain. Johan Gutenberg (1450) menemukan
mesin cetak pertama di Jerman dan mulai dikenallah istilah press
(pers).Meskipun mesin cetak sudah ditemukan abad 14 namun surat kabar tercetak
pertama baru abad 17 dengan nama Relation yang diterbitkan oleh Johan Carolus.
Kemudian menyusul di Belanda (1618) dengan nama Courante van Uyt Italien
Duytshlandt ecyang diterbitkan oleh Casper Van Hilten, Tydinghen Uytverscheyde Quartihen oleh Broer Jauszoon. Di Inggris (1622)
terbit Currant of General
Newes oleh Nicholas Bourne
dan Thomas Acher. Prancis (1631) terbit Gazette
de France oleh Theopraste
Renaudof dan milik pemerintah ( Raja Louis XIII dan Kardinal Richeliu).
Theopraste juga dikenal dengan gagasanya, yaitu mendirikan biro iklan yang
disebut Bereau d’addresses. Pada umumnya surat kabar tersebut
terbit mingguan.
Surat kabar harian pertama terbit di Leipzig (1660) dengan nama Leipziger Zeitung. Lalu menyusul Daily Courant di Inggris tahun 1720, Journal de Paris di Prancis tahun 1777, Daily Advertaiser di AS (Philadelpia) tahun 1784, Algemeen Handelsblad di Belanda tahun 1830,Sourabaya
Courant di Hindia Belanda
tahun 1837 yang merupakan surat kabar pertama di Indonesia. Media cetak (surat
kabar) merupakan media massa yang muncul pertama dank arena proses cetak yang
dilakukan dengan cara menekan kertas diatas susunan huruf (image) dengan
menggunakan silinder atau penekan dater lainnya, sehingga disebut pers (press).
RADIO
Guglielmo Marconi (Italia) pada tahun 1874 menemukan radio. Dia
berhasil membuat peralatan yang diperlukan untuk mengirim tanda-tanda tanpa
kabel . Tahun 1899 ia sanggup mengirim berita melalui gelombang elektromagnetic
menyeberangi selat Inggris. Dan tahun 1901 Marconi berhasil mengirim berita
radio dari Inggris ke Newfoundland melintasi Atlantik. Dia juga memicu
berkembangnya penyiaran radio tahun 1920-an. Radio digunakan untuk keperluan
hiburan, promosi dan juga sebagai media penyampaian berita. Peristiwa myang
terjadi pada hari ini langsung dapat diketahui hari itu juga. Lalu muncul
istilah jurnalisme radio(radio journalism atau broadcasting journalism).
Televisi
adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai
penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata
"televisi" merupakan gabungan dari kata tele (τῆλε, "jauh") dari bahasa Yunani danvisio ("penglihatan") dari bahasa Latin,
sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang
menggunakan media visual/penglihatan.”
Penggunaan kata
"Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi",
"acara televisi", ataupun "transmisi televisi". Penemuan
televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini
mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal
sering disebut dengan TV (dibaca: tivi, teve ataupun tipi.)
Kotak televisi pertama
kali dijual secara komersial sejak tahun 1920-an,
dan sejak saat itu televisi telah menjadi barang biasa di rumah, kantor bisnis,
maupun institusi, khususnya sebagai sumber kebutuhan akan hiburan dan berita serta menjadi media periklanan. Sejak1970-an,
kemunculan kaset video, cakram laser, DVD dan kini cakram Blu-ray,
juga menjadikan kotak televisi sebagai alat untuk untuk melihat materi siaran
serta hasil rekaman. Dalam tahun-tahun terakhir, siaran televisi telah dapat
diakses melalui Internet, misalnya melalui iPlayer dan Hulu. Walaupun terdapat
bentuk televisi lain seperti televisi sirkuit tertutup, namun jenis
televisi yang paling sering digunakan adalah televisipenyiaran,
yang dibuat berdasarkan sistem penyiaran radio yang dikembangkan sekitar tahun
1920-an, menggunakan pemancar frekuensi radio berkekuatan tinggi untuk
memancarkan gelombang televisi ke penerima gelombang televisi.
Penyiaran TV biasanya
disebarkan melalui gelombang radio VHF dan UHF dalam jalur frekuensi yang ditetapkan antara 54-890megahertz[1].
Kini gelombang TV juga sudah memancarkan jenis suara stereo ataupun bunyi keliling di banyak
negara. Hingga tahun2000,
siaran TV dipancarkan dalam bentuk gelombang analog,
tetapi belakangan ini perusahaan siaran publik maupun swasta kini beralih ke
teknologi penyiaran digital.
Sebuah kotak televisi
terdiri dari bermacam-macam sirkuit elektronik didalamnya, termasuk di antaranya
sirkuit penerima dan penangkap gelombang penyiaran. Perangkat tampilan visual
yang tidak memiliki perangkat penerima sinyal biasanya disebut sebagai monitor,
bukannya televisi. Sebuah sistem televisi dapat dipakai dalam berbagai
penggunaan teknologi seperti analog (PAL, NTSC, SECAM), digital (DVB, ATSC, ISDB dsb.) ataupun definisi tinggi (HDTV). Sistem televisi kini juga
digunakan untuk pengamatan suatu peristiwa, pengontrolan proses industri, dan
pengarahan senjata, terutama untuk tempat-tempat yang biasanya terlalu
berbahaya untuk diobservasi secara langsung.
Televisi amatir (ham TV atau ATV)
digunakan untuk kegiatan percobaan dan hiburan publik yang dijalankan oleh
operator radio amatir.
Stasiun TV amatir telah digunakan pada kawasan perkotaan sebelum kemunculan
stasiun TV komersial.[2]
Televisi telah memainkan
peran penting dalam sosialisasi abad ke-20 dan ke-21. Pada tahun 2010, iPlayer digunakan dalam aspek media sosial dalam bentuk layanan televisi
internet, termasuk di antaranya adalah Facebook dan Twitter.[3]
Telegraf
Merupakan sebuah mesin/alat yang menggunakan
teknologi telegrafi untuk
mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh,biasanya menggunakan morse sebagai
kode komunikasi. Kata "telegraf" yang sering didengar saat ini,
secara umum merupakan telegraf elektrik. Telegraf diciptakan oleh seorang warga Amerika Serikat bernama Samuel F.B. Morse bersama
dengan asistennyaAlexander Bain.
Telegraf
elektrik pertama kali ditemukan oleh Samuel Thomas
von Sömmering pada
tahun 1809. Kemudian pada tahun 1832, Baron Schilling membuat telegraf elektrik pertama.Carl Friedrich Gauss dan Wilhelm Weber merupakan orang pertama yang
menggunakan telegraf elektrik untuk alat komunikasi tetap pada tahun 1833 di
Göttingen. Telegraf komersil pertama dibuat oleh William
Fothergill Cooke dan
dipasarkan pada Great Western Railway di Inggris. Telegraf ini dipatenkan di
Inggris pada tahun 1837. Telegram ini dikirimkan pada jarak 13 mil/21 km dari
stasiun Paddington ke West Drayton dan mulai dioperasikan pada tanggal 9 April
1839.
Pada
tahun 1843, seorang penemu asal Skotlandia, Alexander Bain, menemukan
sebuah alat yang bisa dikatakan merupakan sebuah mesin faksimil pertama. Ia
menyebut penemuannya ini dengan “recording telegraph” (teleraf perekam).
Telegraf yang ditemukan Bain ini mampu mengirimkan gambar menggunakan kawat
elektrik. Pada tahun 1855, seorang biarawan Italia, Giovanni Caselli, juga
membuat sebuah telegraf elektrik yang dapat mengirimkan pesan. Caselli menamai
penemuannya ini dengan “Pantelegraf”.Pantelegraf telah sukses digunakan dan diterima
sebagai saluran telegraf antara kota Paris dan Lyon.
Sebuah
telegraf elektrik, pertama kali dengan bebas ditemukan dan dipatenkan di
Amerika Serikat pada tahun 1837 oleh Samuel F. B. Morse. Asistennya, Alfred Vail, membuat kode
morse yang menyimbolkan huruf dengan Morse. Telegraf Amerika pertama dikirimkan
oleh Morse pada tanggal 6 Januari 1838 melalui 2 mil / 3 km kawat di Speedwell
Ironworks dekat Morristown, New Jersey. Pesannya dibaca "Seorang penunggu
yang sabar bukanlah pecundang" (A patient waiter is no loser) dan
pada tanggal 24 Mei 1844, ia mengirim sebuah pesan “Apa yang telah Tuhan
ciptakan" (What hath God wrought) dari the Old Supreme Court Chamber di Gedung DPR di Washington kepada Mt.
Clare Depot di Baltimore. Morse / Vail telegraf dengan cepat disebarkan pada 2
dasawarsa berikutnya.
Kabel
lintas atlantik mulai dicoba digunakan pada tahun 1857, 1858, dan 1865. Kabel
pada tahun 1957 hanya dioperasikan beberapa kali. Kabel telegraf komersil
pertama yang mampu melintasi samudera atlantik berhasil diselesaikan pada
tanggal 18 Juli 1866.
Australia
merupakan penghubung pertama dunia pada Oktober 1872 melalui telegraf bawah
laut di Darwin. Hal ini menimbulkan berita baru bagi dunia. Kemajuan teknologi
telegraf selanjutnya terjadi pada awal tahun 1970, ketika Thomas Edison menemukan "telegraf dua arah
dengan rangkap dua penuh" (full duplex two-way telegraf) dan
melipatgandakan kapasitasnya dengan menemukan guadruplex pada tahun 1874.
Edison mendaftarkannya pada lembaga pematenan US dan duplex telegraf berhasil dipatenkan
pada tanggal 1 september 1874.
Pada Awal tahun 1830, telegraf elektrik berkembang dengan
digunakannya tegangan listrik untuk mengontrol elektromagnet yang didengarkan
pada ujung-ujung transmisi. Keterbatasan teknologi saat itu adalah hasil pengiriman
kode melalui kabel tidak dapat di print. Kemudian, telegraf elektrik
dikembangkan dengan menggunakan elektromagnet receiver. Dengan elektromagnet receiver, kode morse dapat
diterjemahkan kepada pendengarnya dalam bentuk tulisan,
Telepon
merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan).
Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam
jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi
dengan pengguna lainnya.
·
1871, Antonio Meucci mematenkan
penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara
dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
·
1875, perusahaan telekomunikasi The Bell
mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric
Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
·
1876, perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.[1]
·
1877, The Charles Williams Shop
merupakan tempat di mana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson,
yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan
telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan
tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan.
Perusahaan Bell juga dtelah mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan
magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.
·
1878, papan pengganti secara manual
ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran
pertukaran di bawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai
10.000 telepon yang dapat digunakan.
·
1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan
perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi
gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.
·
1891, telepon dengan nomor dial pertama
kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis menghubungkan penelepon ke
operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi.
·
1915, telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan pengguna telepon untuk saling
berhubungan lintas negara.
Digital
adalah perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital yang telah terjadi sejak tahun1980 dan berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu pada awalnya mungkin dipicu oleh
sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Analog dengan revolusi
pertanian, revolusi Industri, revolusi digital menandai awal era Informasi. [1]
Revolusi digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam
menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang membuat
perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala
urusan sampai membuat masalah karena tidak bisa menggunakan fasilitas digital
yang semakin canggih ini dengan baik dan benar. Berikut sejarah singkat
mengenai Revolusi Digital dalam perkembangan teknologi dunia. Teknologi yang mendasar
ditemukan pada tahun 1980 ini dan
menjadi ekonomis untuk diadobsi secara luas setelah penemuan Personal Computer. Teknologi revolusi digital dikonversi sebelumnya adalah
analog ke dalam sebuah format digital. Dalam komunikasi digital misalnya
perangkat keras mengulangi kemampuan mampu memperkuat sinyal digital dan
menyebarkannya tanpa kehilangan informasi dalam sinyal. Hal yang sama
pentingnya dengan revolusi adalah kemampuan untuk dengan mudah memindahkan
informasi digital antara media, dan untuk mengakses atau mendistribusikannya
jarak jauh.[2]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar